Di antara banyak gunung berapi terdapat dua gunung yang berada di perairan cukup dangkal. Salah satunya di Pulau Mahengetang, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Banua Wuhu, demikian masyarakat setempat menyebut gunung itu, berada hanya 300 meter dari sisi barat daya Pulau Mahengetang. Titik kepundan gunung ditandai oleh keluarnya gelembung di antara bebatuan pada kedalaman 8 meter. Suhu air rata-rata di sana 37-38 derajat celcius. Di sejumlah lubang, keluar air panas yang tampaknya mampu membuat tangan telanjang melepuh bila coba-coba merogoh ke dalamnya.
Kehidupan biota laut juga tak kalah menarik, koloni terumbu karang yang rapat dan sehat terhampar di kedalaman 10 hingga 20 meter.
Konon terdapat lorong bawah laut yang tembus dua arah. Masyarakat setempat menyelenggarakan upacara Tulude setiap akhir Januari. Dua minggu sebelum ritual tersebut, seorang tetua adat akan menyelam dengan membawa piring putih berisi emas ke lorong tersebut sebagai persembahan agar Banua Wuhu tidak murka. (Lasti Kurnia)
Pantai Pananualeng
Lokasi
:
Desa
Pananualeng
Kecamatan
Tabukan Tengah
Objek
:
Pantai
Pasir Putih
Pantai
Pananualeng merupakan salah satu objek wisata pantai pasir
putih yang sangat indah
Air Terjun Kadadima
Lokasi
:
Desa
Laine Kecamatan Manganitu Selatan
Objek
:
Air
Terjun Kadadima
Dinamakan
air terjun Kadadima adalah sebutan pengganti dari 3
(tiga) nama air terjun pada alur sungai masing – masing
air terjun nahepese, elong dan matei.
Nahepese
; terjepit ; karena air terjunnya nampak sempit. Elong ; Biru ; karena warna airnya
pada kubangan (danau alam ) yang berkedalaman ±
14 meter dengan lebar permukaan bergaris tengah ±
35 meter airnya berwarna biru ibarat samudra mini diatas
pegunungan. MateiTegak ; karena airnya tegak lurus sehingga air
sungai ibarat jatuh dari langit.Air
terjun Elong dan Matei banyak dikunjungi masyarakat
karena keindahan keunikan air terjun serta panorama
alam sekitarnya dengan kesejukan udara pegunungan seakan
merayu setiap pengunjung untuk bertahan lama berlalu
lalang di sana. Air terjun Kadadima masuk wilayah desa
Laine dapat ditempuh dengan kendaraan darat dari Tahuna
±
2 jam dan dari Pelabuhan Fery Pananaru ±
25 menit sedang dari desa Laine menuju kearah Timur
berjalan kaki ±
45 menit.
Air Terjun Nguralawo
Lokasi
:
Desa
Binala Kecamatan Tamako
Objek
:
Air
Terjun Nguralawo
Air
terjun jaraknya 6 Km dari pusat Kota Tamako. Menurut
legenda dinamakan Nguralawo karena zaman dulu air terjun
ini terjadi tempat pemandian para bidadari (putri kayangan
).