Kamis, 18 Maret 2010
... Mekaraki Pato Mapia Tumondo , Boleng Balang Sengkahindo ...
Klaster Tatoareng
Klaster Sangihe
Klaster Perbatasan
 

Seperti halnya dengan klaster pulau-pulau perbatasan, klaster Tatoareng terdiri dari pulau-pulau kecil yang beberapa diantaranya berupa pulau-pulau kosong yang tidak berpenghuni. Klaster ini terletak diantara 2° 55'– 3° 16' LU dan 125° 24'– 125° 41' BT dan memiliki luas 28,70 km2. Secara keseluruhan klaster ini merupakan suatu wilayah administrasi kecamatan Tatoareng yang terdiri dari 6 desa Seperti halnya dengan kondisi pulau-pulau yang ada di kepulauan Sangihe, klaster ini memiliki kondisi topografi yang bervariasi dari dataran landai dan kelerengan yang curam, puncak tertinggi di klaster ini tidak melebihi ketinggian 350 m dpl. Pusat kegiatan klaster Tatoareng terletak di ibukota kecamatan yaitu Kahakitang. Keterhubungan serta interaksi antar pulau yang ada di dalam klaster terjadi dengan menggunakan perahu-perahu nelayan dan perahu-perahu tradisional.

Klaster ini memiliki keunikan tersendiri karena tidak memiliki gunung berapi di wilayah dataran tetapi memilki gunung berapi (aktif) yang letaknya di bawah permukaan laut sekitar perairan pulau Mahangetang. Keadaan yang unik tersebut dapat membawa keuntungan bagi kabupaten, karena daerah sekitar gunung berapi menjadi obyek wisata, sering dikunjungi oleh para wisatawan yang ingin melihat suasana bawah laut di sekitarnya.
Sedangkan dampak buruknya adalah terjadi gelombang pasang tsunami jika gunung berapi yang berada di bawah laut ini meletus.