Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe
Kamis, 11 Maret 2010
... Mekaraki Pato Tumondo Mapia, Boleng Balang Sengkahindo ...

Selayang Pandang
Visi Misi

Arti Lambang Daerah

Eksekutif

Legislatif

Klaster Tatoareng
Klaster Sangihe
Klaster Perbatasan
Perikanan
Pertanian
Objek Wisata
Wisata Budaya
Industri Kecil
Pertambangan
Perhotelan
Perbankan
Transportasi
Perguruan Tinggi
Rumah Sakit
PDAM
Peraturan Daerah
Retribusi Izin Gangguan
Retribusi TDU
Retribusi IMB
Retribusi Catatan Sipil
   
   
   
 

Gubernur Sulut resmikan sejumlah Proyek di Kabupaten Kepl. Sangihe

Dalam kunjungan resmi Gubernur Sulawesi Utara di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Drs. S. H. Sarundajang berkesempatan meresmikan beberapa fasilitas publik. Jembatan lahar Mala di Kecamatan Tahuna Kabupaten Sangihe akhirnya diresmikan oleh Gubernur Sulut Drs. S. H Sarundajang.
Peresmian ini disambut gembira oleh masyarakat Kampung Mala, pasalnya jembatan tersebut memiliki peran penting dalam menyambungkan hubungan aktifitas warga di sejumlah kecamatan diantaranya Tahuna, Kendahe, dan Tabukan. Jembatan tersebut rusak akibat banjir bandang. Sebelum diperbaiki warga terpaksa menggunakan jembatan darurat dari batang pohon kelapa. Menurut Kadis Perbuhungan Sulut Alex Wowor, jembatan tersebut dibangun dengan kualitas baik, dimana rangka badan atas jembatan diimpor langsung dari Spanyol. “Pembiayaannya sudah di mulai sejak tahun 2007 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 5,2 M,”.
Selain meresmikan jembatan lahar mala, Gubernur juga diminta untuk menandatangani prasasti sejumlah proyek diantaranya, Jembatan Tolendano, jembatan Buwung-Kapai, Gedung BP3K yang terdapat di Salurang, Kolongan Mitung, Dagho, Manente dan Mala, serta meresmikan gedung SDN Naha, dan SD Inpres Kalurae.
Dalam sambutannya Gubernur Sulut Drs. S.H. Sarundajang berharap agar warga dapat lebih bersabar untuk menanti perbaikan di sejumlah jembatan lainnya. Semoga jembatan ini bisa difungsikan dan dirawat sebaik mungkin untuk membantu aktifitas warga.

Posted by BAGIAN PDE SETDA, 18 Februari 2010
....................................................................................................................

Harga Tiga Komoditi Pertanian diharap tetap bertahan

Pemberlakuan harga komoditi pertanian di Sulut saat ini membawa berkat bagi petani di kabupaten Sangihe. Harga jual petani ke pedagang pengumpul mencapai untuk Pala mencapai Rp. 47.000 /kg. Sementara harga harga jual cengkih Rp. 51.000/kg. Khusus fuli pala dijual Rp. 96.000 ribu/kg. Jenis kowe pala Rp. 60.000 ribu/kg, disesuaikan dengan kualitas produknya. Sedangkan harga jual kopra dipatok Rp. 38.000 ribu/kg. Kenaikan harga jula pala, cengkih dan kopra ini sangat membantu para petani di Kabupaten Kepl. Sangihe.
Sebagian petani berharap agar harga jual ini terus bertahan ataupun dinaikan lagi. Kadis Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Usaha Kecil Menengah (UKM), Koperasi dan Pasar Kabupaten Kepulauan Sangihe Jeffry Tilaar SE ME mengatakan,  pengawasan ketat terhadap penjualan tiga komoditi andalan ini terus dilakukan pihaknya. Tujuannya, agar harga jual tetap terjaga sesuai yang ditetapkan pusat. “Kita akan menindak tegas pembeli yang sengaja mempermainkan harga jual pala, cengkih dan kopra,”.

Posted by BAGIAN PDE SETDA, 17 Februari 2010
....................................................................................................................

Dua Kapal AL bakal dihibahkan ke Pemkab. Sangihe

Menurut Wakil Bupati Kepl. Sangihe Jabes E. Gaghana, SE, ME bahwa dalam waktu dekat ini Pemerintah Pusat akan menghibahkan 2 bh Kapal milik Angkatan Laut (AL) kepada Pemkab. Sangihe.
Memperhatikan akan kebutuhan alat transportasi laut antar pulau yang ada di Kab. Sangihe, Pemkab Sangihe telah membuat permohonan bantuan alay transportasi laut kepada Pemerintah Pusat. Bantuan dimaksud merupakan realisasi dari permohonan pemkab, dan Pemkab Sangihe berterima kasih atas kepedulian Pemerintah Pusat dimana bantuan ini akan sangata bermanfaat dan membawa dampak positif bagi masyarakat di Kab. Sangihe guna memacu roda perekonomian di daerah.

Danlanal Sangihe dan Talaud Kolonel Laut Jefrey Sanggel mengatakan bahwa terdapat 2 bh kapal AL yang akan dihibahkan ke Pemkab Sangihe, dimana kapal tersebut adalah Kapal buatan Jerman yang terbuat dari Aluminium dengan kapasitas penumpang 800 orang dan kecepatan 40 mil per jam. Dengan kecepatan yang ada maka Manado Tahuna akan ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam.





Posted by BAGIAN PDE SETDA, 13 Februari 2010
....................................................................................................................

Bupati Kepl. Sangihe Drs. Winsulangi Salindeho terima Penghargaan

Bupati Kepl. Sangihe Drs. Winsulangi Salindeho menerima penghargaan Piala Citra Bhakti (PCB) Abdi Negara yang diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka Jakarta.
Penghargaan dan Piala Citra Bhakti yang diterima merupakan suatu keberhasilan dalam pelayanan publik terbaik tingkat nasional. Hal ini juga merupakan kepedulian dan penilaian Pemerintah Pusat terhadap Pemerintah Daerah. Penghargaan dan Piala Citra ini merupakan kebanggan pemerintah dan masyarakat, walaupun tak dapat disangkal bahwa masih terdapat keluhan masyarakat tentang pelayanan serta pembangunan yang belum dilakukan secara maksimal.

 

Posted by BAGIAN PDE SETDA, 12 Februari 2010
............................................................................................................

Pengalihan Asset PDAM ke Pemkab Sitaro

Perusahaan Daerah Air Minum Kab. Sangihe akan menyerahkan asset PDAM yang berada di wilayah Sitaro kepada Pemkab. Sitaro.Menurut Assisten II Pemkab Sitaro J. Mangolo, sudah saatnya asset PDAM Kab. Sangihe yang ada di Sitaro diserahkan kepada Pemkab. Sitaro untuk dikelola sendiri. Kedatangan Assisten II Pemkab. Sitaro tersebut juga dimaksudkan mengadakan konsultasi dengan Pemkab. Sangihe dalam rangka pengalihan asset dimaksud. Pengalihan asset tersebut sudah menemui kesepakan tinggal menunggu pembenahan administrasinya.

Posted by BAGIAN PDE SETDA, 12 Februari 2010
.........................................................................................................

Dokumen Asset di Jakarta Hilang

Dokumen asset Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berupa Mess Sangihe diberada di Hutan Kayu Jakarta hilang. Hilangnya dokumen asset tersebut diketahui beberapa waktu yang lalu dari tokoh-tokoh masyarakat yang tinggal di Jakarta. Bupati Kepl. Sangihe Drs Winsulangi Salindeho membenarkan hal tersebut yang kalau dokumen dari Mess Sangihe yang terletak di Hutan Kayu Jakarta Pusat tersebut hilang dan hal ini sudah dilaporkan oleh Pemerintah Kab. Sangihe kepada pihak Polres Jakarta Pusat. Saat ini pembuatan sertifikat baru oleh BPN Jakarta Pusat terhadap Asset Pemkab tersebut sementara diproses.

Posted by BAGIAN PDE SETDA, 9 Februarii 2010
...............................................................................................

1 2 next