Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe
Jumat, 10 September 2010
... Mekaraki Pato Tumondo Mapia, Boleng Balang Sengkahindo ...
Selayang Pandang
Visi Misi

Arti Lambang Daerah

Eksekutif

Legislatif

Klaster Tatoareng
Klaster Sangihe
Klaster Perbatasan
Perikanan
Pertanian
Objek Wisata
Wisata Budaya
Industri Kecil
Pertambangan
Perhotelan
Perbankan
Transportasi
Perguruan Tinggi
Rumah Sakit
PDAM
Peraturan Daerah
Retribusi Izin Gangguan
Retribusi TDU
Retribusi IMB
Retribusi Catatan Sipil
   
   
   
   
   
 

Cerobong Asap Raksasa Di Laut Sangihe

Ekspedisi bersama antara Indonesia - Amerika Serikat di lautan dalam perairan Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, berhasil memetakan sebuah gunung berapi raksasa di bawah laut. Penelitian yang menggunakan sonar multicahaya kapal penelitian Okeanos milik NOAA ini mendapati bahwa gunung ini memiliki ketinggian lebih dari 3.000 meter. Menurut Jim Holden, Ketua Ilmuwan AS untuk misi awal ekspedisi bersama ini, Gunung Ini adalah sebuah gunung berapi yang besar dan tinggi dan menjulang lebih dari sepuluh ribu kaki dari dasar laut di dalam perairan dan terletak di kedalaman lebih dari 18 ribu kaki. Para ilmuwan Indonesia dan AS yakin bahwa dengan menyelidiki lautan yang belum pernah tereksplorasi sebelumnya maka akan banyak fenomena baru yang diperoleh dan informasi yang didapat untuk menambah pemahaman dunia tentang ekosistem dan pengasaman laut serta dampak perubahan iklim. Sejauh ini, Okeanos Explorer telah memetakan 2.400 mil persegi dasar laut di Indonesia, wilayah yang luasnya setara dengan luas Delaware. Pada pertengahan Juli, kapal riset dan perikanan milik Indonesia Baruna Jaya IV akan memetakan lebih banyak dasar laut dan menempatkan peralatan di kepulauan Kawio. Mereka akan dikerahkan kembali pada 21 Juli untuk terus mengeksplorasi lebih banyak lagi lautan yang belum terjamah dekat gugus Kepulauan Sangihe dan Talaud. Ekspedisi tersebut akan rampung pada 14 Agustus. Peneliti memperkirakan masih ada gunung api di bawah laut Indonesia. Lantaran keterbatasan teknologi, perkiraan itu belum dapat dieksplorasi. Seperti diketahui saat ini di Kab. Kepl. Sangihe terdapat Gunung Api Bawah Laut Banua Wuhu yang terletak di dekat Pulau Mahangetang Kec. Tatoareng.

Posted by BAGIAN PDE SETDA, 13 Juli 2010
....................................................................................................................

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat di Lingkungan Pemkab. Sangihe

Roling pejabat di lingkup Pemkab Kepl. Sangihe dilaksanakan. Sekretaris Daerah Kab. Kepl. Sangihe Ferdinan Wenas SH, MS, MM melantik 173 pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemkab Sangihe. Roling pejabat kali ini antara lain adalah dua pejabat eselon II, 28 pejabat eselon III dan 142 pejabat eselon IV. Sejumlah camat pun ikut diroling.
Kadis Lingkungan Hidup yang dijabat Drs. K. Manolang kini dipercayakan ke Drs. Masrudin Salilo yang sebelumnya menjabat staf ahli Bupati Sangihe, sedangkan Drs. K. Manolang menjabat Staf Ahli Bupati Sangihe. Sekretaris Daerah Kab. Kepl. Sangihe Ferdinan Wenas SH, MS, MM mengatakan bahwa pergantian jabatan di lingkup birokrat adalah hal biasa. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan  Pemkab Sangihe ke warga. “Kewajiban pejabat untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja serta pelayanan ke masyarakat. Lakukan itu secara bertanggungjawab dan sesuai aturan yang berlaku,”. Saat melantik pejabat tersebut, Kepala BKDD Sangihe Dra. Olga Makasidamo menjelaskan roling pejabat ini sudah dilakukan sesuai kajian dan aturan yang berlaku. Penilaian secara pro aktif oleh Baperjakat telah dilakukan sesuai aturan. Semua untuk peningkatan pelayanan ke masyarakat dan penjenjangan karier pejabat.

Posted by BAGIAN PDE SETDA, 13 Juli 2010
....................................................................................................................

Wakil Bupati Kepl. Sangihe mengingatkan Aparat Kampung terkait Pengelolaan ADD

Wakil Bupati Kepl. Sangihe mengingatkan Aparat Kampung terkait Pengelolaan ADD dengan banyaknya laporan penyimpangan Pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD). Hal itu disampaikan pada para aparat Kampung se Kecamatan Tatoareng. Dalam kunjungan kerja tersebut Wakil Bupati menegaskan jangan sampai ada aparat kampung atau kecamatan yang akan bersentuhan dengan hukum terkait pengelolaan dana ADD tersebut. Wakil Bupati Kep. Sangihe juga sangat mengharapkan agar dana yang diberikan kepada kampung harus digunakan untuk kepentingan kampung, bukan untuk kepentingan pribadi, sehingga dalam pengelolaannya tidak akan terjadi kesalahan yang ujungnya berurusan dengan hukum. Jika dana itu pengelolaannya dilakukan dengan benar, maka tiap tahunnya dana tersebut akan semakin bertambah. Oleh karenanya Wakil Bupati berharap kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kampung harus dijaga.

Posted by BAGIAN PDE SETDA, 12 Juli 2010
....................................................................................................................

Dana BOK di sejumlah Puskesmas di Kab. Kepl. Sangihe

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dalam waktu dekat ini sejumlah puskesmas bakal mendapat dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK). Menurut Direktur Rumah Sakit Umum Liungkendage Tahuna, dr Handry Pasandaran, Hal ini merupakan hasil dari rapat Kerja (Raker) Kesehatan Daerah Yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Manado. Ditambahkan, dana BOK ini lebih dikhususkan untuk pelayanan luar gedung seperti pelayanan Posyandu, dan surveillance atau pengumpulan data kasus penyakit di suatu daerah.
Sesuai petunjuk teknis penggunaannya diharuskan lebih banyak pada kegiatan promotif dan kegiatan prenventif. Jumlah dana BOK yang akan diterima nanti , setiap Puskesmas sebesar Rp. 22 juta. Dimana dana tersebut akan diserahkan secara langsung kepada masing-masing puskesmas. Menurut Kadis Kesehatan Sangihe dr. Hanny Tandaju, bagi Puskesmas yang akan menerima dana BOK itu, pihaknya masih akan melakukan pendataan terlebih dahulu di setiap puskesmas
.

Posted by BAGIAN PDE SETDA, 9 Juli 2010
....................................................................................................................

LKPJ Bupati Kepulauan Sangihe Disetujui DPRD

DPRD Sangihe melaksanakan paripurna persetujuan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kepulauan Sangihe Drs. Winsulangi Salindeho.
Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Tonao P. Jangkobus. Sekertaris DPRD Kabupaten Kepl. Sangihe Drs. M. Ambat membacakan hasil pembahasan serta evaluasi dari seluruh komisi yang ada. Namun sebelum dilakukan penandatanganan persetujuan DPRD memberikan beberapa catatan kepada Bupati sangihe terkait kinerja sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di jajarannya.
setelah mendengar hasil evaluasi DPRD dan dengan ditandatangani persetujuan itu, maka DPRD pun menyatakan LKPJ disahkan menjadi peraturan daerah.
Bupati Kepl. Sangihe dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesarnya atas kinerja DPRD yang telah melakukan pembahasan LKPJ selama beberapa waktu lalu. Hal itupun menurut Bupati sebuah tanda kalau hubungan DPRD dan Pemkab Kepl. Sangihe saat ini masih baik.
bahkan sebelum mengakhiri sambutannya, Salindeho pun sempat mengibaratkan soal pembahasan LKPJ dengan pelaksanaan Piala Dunia 2010 yang sementara berlangsung di Afrika selatan. Karena menurutnya, Pemkab dan DPRD janganlah menjadi dua tim berbeda yang sama-sama mencari kemenangan masing-masing. tapi, diharapkan antara Pemkab dan DPRD Sangihe bisa menjadi satu tim untuk mencari kemangan bersama, guna kesejahtraan masyarakat.

Posted by BAGIAN PDE SETDA, 8 Juli 2010
....................................................................................................................

Dinas Sosial salurkan bantuan

Tiga rumah di Tabut Rusak parah Diterjang Badai angin kencang yang disertai hujan serta badai yang melanda Kabupaten Kepl. Sangihe dan sekitarnya pada Minggu 04 Juli malam. Di Kampung Tola satu, Kecamatan Tabukan Utara, sebuah rumah warga tertimpa pohon kelapa. Di kampung taloarane, sentra industry batu bata ambruk dan di Kampung Raku juga tempat pembuat batu bata merah roboh dan rusaka parah.
Kepala Badan Bencana Alam Kabupaten Kepl. Sangihe Drs. F. Lukas membenarkan musibah tersebut. Menurut beliau saat ini tim dari badan bencana alam kabupaten masih sementara berada di lokasi, dan menyebar di beberapa kampung guna mendata kerusakan yang di akibatkan oleh angin kencang yang disertai hujan dan badai ini. Kerusakan paling parah terdapat di kecamatan Tabukan Utara, “ujar Lukas. Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Drs. Winsulangi Salindeho memerintahkan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja untuk segera melakukan penyaluran bantuan berupa sembako kepada korban yang ditimpa bencana itu. Bupati juha menghimbau kepada seluruh warga agar tetap waspada dengan cuaca yang tidak stabil saat ini yang sering melanda Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam beberapa hari ini.

Posted by BAGIAN PDE SETDA, 7 Juli 2010
...................................................................................................................

1   back >>